Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi Gelar Fasilitasi Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Jabatan Operator Teknis/Analis Jenjang 5
SUKABUMI – Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia sektor jasa konstruksi sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan infrastruktur yang profesional, berkualitas, dan berkelanjutan, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Jabatan Operator Teknis/Analis Jenjang 5 pada 20–21 Mei 2026 bertempat di Bumi Mandiri Sukabumi, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi melalui sertifikasi profesi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Sertifikasi kompetensi menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa setiap tenaga kerja memiliki kemampuan yang terukur, terstandar, dan diakui secara nasional sehingga mampu menghasilkan pekerjaan konstruksi yang memenuhi aspek mutu, keamanan, keselamatan, dan keberlanjutan.
Pada pelaksanaan fasilitasi sertifikasi kali ini, terdapat empat jabatan kerja yang menjadi fokus asesmen kompetensi, yaitu Pelaksana Lapangan Pekerjaan Gedung (Level 5), Pelaksana Lapangan Pekerjaan Saluran Irigasi (Level 5), Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan (Level 5), serta Pelaksana Pemeliharaan Jembatan (Level 5). Keempat jabatan tersebut merupakan bidang strategis yang memiliki kontribusi besar dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah, mulai dari penyediaan sarana publik, konektivitas wilayah, ketahanan sumber daya air, hingga pemeliharaan infrastruktur transportasi yang aman dan berfungsi optimal.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Drs. Uus Pirdaus, M.M., yang dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh perencanaan dan teknologi, tetapi juga sangat bergantung pada kompetensi sumber daya manusia yang melaksanakan pekerjaan di lapangan.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa setiap bidang pekerjaan konstruksi memiliki tanggung jawab yang sama pentingnya dalam mewujudkan pelayanan infrastruktur bagi masyarakat.
"Pelaksana pekerjaan gedung bertanggung jawab memastikan setiap bangunan berdiri dengan kualitas, keamanan, dan fungsi yang optimal. Pelaksana pekerjaan jalan berperan menghadirkan konektivitas yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat. Pelaksana pekerjaan saluran irigasi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan sumber daya air guna mendukung ketahanan pangan, sementara pelaksana pemeliharaan jembatan memiliki tanggung jawab menjaga keandalan infrastruktur penghubung agar tetap aman dan layak digunakan. Seluruh bidang tersebut merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat."
Beliau menambahkan bahwa sertifikasi kompetensi bukan sekadar memenuhi ketentuan regulasi, melainkan merupakan bentuk pengakuan profesional atas kemampuan tenaga kerja konstruksi yang harus dibarengi dengan integritas, tanggung jawab, serta komitmen terhadap kualitas pekerjaan.
"Saya berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan asesmen dengan sungguh-sungguh. Jadikan sertifikasi ini sebagai momentum untuk meningkatkan kapasitas diri, memperkuat profesionalisme, dan menanamkan budaya kerja yang mengutamakan mutu, keselamatan konstruksi, disiplin, serta akuntabilitas. Tenaga kerja konstruksi yang kompeten akan menjadi fondasi utama dalam menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, tahan lama, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi."
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mengikuti proses asesmen kompetensi yang dilaksanakan oleh asesor profesional sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Asesmen dilakukan secara objektif melalui verifikasi pengetahuan, keterampilan, serta sikap kerja untuk memastikan setiap peserta memenuhi standar kompetensi pada jabatan kerja masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi berharap lahir tenaga kerja konstruksi yang semakin profesional, kompeten, dan memiliki daya saing tinggi dalam menghadapi tantangan pembangunan yang terus berkembang. Kompetensi yang dimiliki diharapkan mampu mendukung pelaksanaan pembangunan gedung, jalan, jaringan irigasi, maupun jembatan yang lebih berkualitas, aman, efisien, dan berkelanjutan.
Sebagai perangkat daerah yang membidangi urusan pekerjaan umum, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia jasa konstruksi melalui berbagai program pembinaan dan sertifikasi kompetensi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola jasa konstruksi yang profesional sekaligus mendukung visi pembangunan daerah menuju SUKABUMI MUBAROKAH (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah).
KONSTRUKSI
5 menit baca