Dinas PUTR Agam Tingkatkan Kompetensi Tim Bina Konstruksi Lewat Pelatihan SIPJAKI
PADANG, 30 Oktober 2025 – Guna meningkatkan kualitas dan pemahaman Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang jasa konstruksi, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Agam mengutus tim Bina Konstruksi untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Jasa Konstruksi (SIPJAKI). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 29 hingga 31 Oktober 2025, ini dilaksanakan di Rocky Hotel Padang.
Pelatihan ini diselenggarakan oleh pihak terkait di Provinsi Sumatera Barat, yang diikuti oleh perwakilan dari berbagai kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kapasitas administrator SIPJAKI di daerah, agar dapat mengoptimalkan penggunaan sistem informasi tersebut.
SIPJAKI merupakan sistem yang dikembangkan oleh Kementerian PUPR untuk memantau pemenuhan indikator kinerja kewenangan (IKK) sub-urusan jasa konstruksi di setiap daerah. Dengan mengikuti pelatihan ini, tim Bina Konstruksi Dinas PUTR Kabupaten Agam diharapkan dapat mengelola data dan informasi jasa konstruksi di wilayahnya secara lebih efektif dan terintegrasi.
"Partisipasi kami dalam Bimtek ini merupakan komitmen Dinas PUTR Kabupaten Agam untuk terus meningkatkan kualitas SDM, khususnya di bidang jasa konstruksi," ujar Kepala Bidang Bina Konstruksi, (nama pejabat dapat disisipkan). "Kami yakin, dengan penguasaan SIPJAKI yang baik, proses penginputan data akan lebih akurat, transparan, dan pada akhirnya dapat mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Agam".
Selama Bimtek, peserta diberikan materi mendalam mengenai kebijakan pengelolaan SIPJAKI serta praktik langsung terkait pengoperasian dan pembaruan data dalam sistem. Adanya koordinasi antara pihak pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam kegiatan ini diharapkan dapat mengatasi kendala yang dihadapi oleh para operator di lapangan.
Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, tim Bina Konstruksi Kabupaten Agam dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk mendukung terciptanya tata kelola jasa konstruksi yang lebih baik, efisien, dan akuntabel di tingkat daerah.