Uji Sertifikasi Kompetensi diikuti 61 peserta dari 4 Perguruan Tinggi Kerjasama antara Balai Jasa Kontruksi Wilayah III Jakarta dengan Dinas Binamarga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat
Balai Jasa Kontruksi Wilayah III Jakarta bekerjasama dengan Dinas Binamarga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat kembali mengadakan Uji Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi yang diikuti oleh 61 ahli muda Teknik jalan dan ahli muda Teknik bangunan Gedung merupakan lulusan dan calodari 4 perguruan tinggi, yaitu Universitas Komputer , Universitas Winaya Mukti, Univeritas Presiden, Politeknik TEDC Bandung , Kamis (16/10/2025) di RR Bimautama.

Dalam sambutan pembukan perwakilan dari Balai Jasa Kontruksi Wilayah III Jakarta menyampaikan kegiatan Uji Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi untuk tenaga kerja kontruksi penting karena peserta akan terdidik, terampil, professional dan Bersertifikat. “ Sertifikat kompetensi mempunyai nilai jual dan mempermudah akses ke dunia kerja,” ujarnya.

Kadis BMPR Provinsi jawa Barat, dalam sambutan pembukaan memaparkan sertfikasi Kompetensi Kerja (SKK) konstruksi merupakan pelaksanaan UU No. 2 Tahun 2017 tentang jasa Kontruksi. Yang merupakan bentuk perlindungan, pengakuan dan penjaminan terhadap kualitas sumber daya manusia konstruksi kita.

Saat ini di Jawa Barat terdapat, 1.685.805 tenaga kerja konstruksi, akan tetapi data dari LPJK baru 73.975 yang bersertifikat untuk Jabatan operator, jabat teknisi dan jabatan ahli. Suatu keuntungan untuk yang sudah bersertiifikat akan memudahkan masuk kerja di dunia konstruksi. “ Saya berharap yang sudah bersertifikat bukan hanya teori dikelas, tapi diaplikasikan dilapangan dengan benar. Tidak lalai dan menjaga integritas,” ujar Kadis.

Sebelum mengikuti Uji Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi , semua peserta mendapatkan pembekeaan secara daring yang disampaikan oleh Balai Jasa Kontruksi Wilayah III Jakarta, selanjutnya mengikuti tes tertulis dan wawancarta dengan asesor dari LSP-Asti.
