FORUM JASA KONSTRUKSI DAERAH (FJKD) Bali 2025 OPTIMALISASI PENYELENGGARAAN SEKTOR JASA KONSTRUKSI PADA ERA DIGITALISASI
Dalam Mewujudkan Visi Indonesia Digital 2045 dengan menerapkan Ekosistem Digital yang Inklusif dan Kolaboratif Berbasis Inovasi, untuk Mendukung Indonesia Maju,Berdaulat,dan Berkelanjutan.Bidang Bina Konstruksi Dinas PUPRKIM Provinsi Bali menyelenggarakan kegiatan Forum Jasa Konstruksi Daerah dengan Tema Optimalisasi Penyelenggaraan Sektor Jasa Konstruksi Pada Era Digitalisasi,bertempat di Ruang Rapat Utama Dinas PUPRKIM Provinsi Bali. Pada kesempatan tersebut dihadirkan narasumber dari Sekretariat Direktorat Jendral Bina Konstruksi Kementrian Pekerjaan Umum yaitu Bapak Riky Aditya Nazir, S.T.,M.T. Acara ini mengundang Unsur Pemerintah Daerah dan Unsur Pemerintah Pusat Sebagai Penerima Aspirasi dan mengundang Unsur Pemerintah Terkait, Unsur Mitra Kerja/Rantai Pasok,Unsur Intelektual (Perguruan Tinggi), Unsur Asosiasi Perusahaan dan Asosiasi Profesi sebagai Pemberi Aspirasi.

Secara garis besar dalam pelaksanaan Forum Jasa Konstruksi ini,berbagai unsur telah menyampaikan Aspirasi umum beserta Aspirasi pengembangan jasa konstruksi kedepannya dalam upaya optimalisasi digitalisasi terutama dalam Pengembangan Sistem Informasi Jasa Konstruksi (SIJKT) Terintegrasi yakni meningkatkan akuntabilitas data, mengefektifkan proses kerja, mengefisiensikan waktu, dan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan otorisasi, sehingga penggunahanya memerlukan satu akses dalam satu lingkup sistem untuk mengakses berbagai aplikasi yang terintegrasi. Dengan implementasi SSO Single Sign-On (SSO)SIJKT untuk memusatkan berbagai aplikasi yaitu:SIKI (Sistem Informasi Konstruksi Indonesia), SIMPK (Sistem Informasi Material dan Peralatan Konstruksi), SIPASTI (Sistem Informasi Harga Prakiraan Sendiri Terintegrasi),SIPJAKI (Sistem Informasi Pembina Jasa Konstruksi), SIKOMPAK (Sistem Informasi Kontrak dan Manajemen Pengendalian Pelaksanaan Kontrak), dan SIPBJ (Sistem Informasi Pengadaan Barang dan Jasa). Melalui kegiatan ini diharapkan Forum ini menjadi awal dari terwujudnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah, asosiasi profesi,akademisi,dan pelaku usaha. Dengan demikian data dan informasi terkait proyek,perizinan, sertifikasi, hingga sumber daya manusia dapat terintegrasi dengan baik,menghindari tumpang tindih, dan mempermudah akses data ke berbagai aplikasi dengan sistem terintegrasi yang cepat dan aman.