11 Mar

Kehadiran Kendaraan Mobile Training Unit di Jawa Tengah

Dengan peningkatan kapasitas SDM konstruksi yang masih menghadapi banyak kendala dan tantangan dimana jumlah SDM konstruksi yang bersertifikasi masih kurang dari500 ribu orang dari 6,9 juta jumlah pekerja konstruksi. Namun akses pelatihan konstruksi di kantong-kantong tenaga kerja konstruksi (remote area) maupun di lokasi proyek masih belum terjangkau oleh Balai Pelatihan Konstruksi milik Kementerian Pekerjaan Umum.

Kendaraan MTU dapat digunakan untuk pelatihan, fasilitas uji kompetensi dan sertifikasi bimbingan teknis atau penyuluhan kepada tenaga kerja konstruksi di kantong-kantong tenaga kerja konstruksi dan pusat-pusat lokasi proyek yang belum dapat terjangkau oleh Balai Pelatihan Kontruksi (BPK).

Pada Tahun Anggaran 2014 Kementerian PU merencanakan 775 angkatan pelatihan yang tersebar di 33 provinsi, dimana 263 angkatan menggunakan MTU. Untuk Provinsi Jawa Tengah dialokasikan 20 angkatan menggunakan MTU.


Pada perayaan hari bhakti PU tanggal 3 Desember 2013 secara simbolis telah diserahkan 7 unit MTU, ketujuh mobil tersebut untuk Propinsi Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Papua. Yang mana secara fisik telah tiba di Kantor Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Prov. Jawa Tengah  pada tanggal 17 Februari 2014.

Kendaraan MTU ini akan digunakan untuk:

1. Pelatihan yang dilakukan di daerah kantong tenaga kerja konstruksi,

2. Pelatihan yang dilakukan di lokasi proyek infrastruktur,

3. Dan pelatihan yang dilakukan di daerah terpencil.

Diharapkan dengan kehadiran Mobile Training Unit di Provinsi Jawa Tengah ini akan meningkatkan jumlah tenaga kerja konstruksi terampil yang memiliki sertifikat. Dimana dengan meningkatnya kompetensi /kualitas tenaga kerja konstruksi maka hasil pekerjaan konstruksi dengan sendirinya akan lebih berkualitas.