Berita

Pencarian

05 Apr

Pengetahuan Teknis Dan Keahlian para Insinyur dalam Melaksanakan Perkerjaan Lapangan Harus Terus Di-upgrade

Yogyakarta. Rabu (4/4) Kick-off rangkaian kegiatan pemberdayaan ahli konstruksi tahun 2018 dimulai di Gedung PIP2B DIY Jalan Kenari 14A. Pada kesempatan perdana tahun ini, pembekalan dan uji kompetensi (sertifikasi) diperuntukan bagi para ahli teknik bangunan gedung sebanyak 30 orang yang difasilitasi oleh Balai PIPBPJK Dinas PUP dan ESDM DIY bekerjasama dengan asosiasi profesi Ikatan Nasional Tenaga Ahli Konsultan Indonesia (INTAKINDO). Acara dihadiri ketua DPD INTAKINDO DIY, Rudiyatmoko, ST. MT. yang turut memberikan sambutan serta motivasi bagi peserta, serta dibuka secara resmi oleh Kepala Balai PIPBPJK selaku Ketua Sekretariat Tim Pembina Jasa Konstruksi (TPJK) DIY, Rosdiana Puji Lestari, ST. M.Eng.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pembinaan untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan serta kompetensi tenaga ahli di bidang konstruksi di daerah. Selain itu kegiatan ini diselenggarakan dengan harapan dapat memberikan kesempatan kepada para pelaku jasa konstruksi daerah untuk mengembangkan pengetahuan teknis dan keahliannya dalam melaksanakan perkerjaan lapangan yang sesuai dengan spesifikasi teknis dan dalam batasan regulasi untuk memenuhi kebutuhan pemberi kerja,” terang Rosdiana.

Pada hari pertama, peserta akan mendapatkan empat materi, yaitu penerapan K3L dalam pelaksanaan bangunan gedung, penerapan teknis perencanaan bangunan gedung (struktur beton bertulang dan kontrol kualitas dan SDM), penerapan teknologi di dalam pelaksanaan bangunan gedung, diakhiri dengan materi terkait regulasi perundang-undangan tentang jasa konstruksi.

 “Pembekalan ini diselenggarakan dalam waktu yang cukup singkat,  tentu akan lebih baik jika peserta dapat benar-benar memanfaatkan waktu ini dengan optimal, sehingga dapat memahami materi-materi yang diberikan dan yang terpenting dapat menerapkannya dalam praktik di lapangan,” tambah Rudiyatmoko.

Kegiatan ini masih akan berlangsung hingga Jumat, 6 April 2018 di Gedung PIP2B DIY. Pada hari kedua peserta akan mendapatkan materi terkait kode etik profesi keinsinyuran, pengembangan keprofesian berkelanjutan, dan terakhir penjelasan terkait pemberkasan administratif sebagai syarat uji kompetensi . Sedangkan untuk hari terakhir peserta akan diuji dengan tes tertulis dan wawancara oleh asesor untuk diuji kompetensinya dengan tujuan memperoleh sertifikat keahlian.

“Kami berterimakasih kepada Balai PIPBPJK DIY dan narasumber yang telah bersedia memfasilitasi kegiatan pembekalan dan sertifikasi ini. Saya berharap dengan mengikuti uji kompetensi, peserta akan menjadi lebih berkompeten dan dapat memenangkan persaingan di bidang konstruksi,” pungkas Rudiyatmoko dalam sambutannya yang segera disambung oleh tepuk tangan para hadirin. (Dv)

BERITA LAIN DALAM KATEGORI RIAU

13 Sep

Pelatihan Penyedia Jasa Konstruksi Pemko Dumai Riau

Selengkapnya