Berita

Pencarian

20 Mar

Rapat Koordinasi Tim Pembina Jasa Konstruksi

Yogyakarta (19/3). Unit pembina yang telah terbentuk baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota perlu untuk terus berkomunikasi, berkonsolidasi, saling menguatkan dan bahu membahu untuk terus mendorong peningkatan kinerja pembinaan konstruksi di Daerah. Hal tersebut menjadi semakin penting seiring tantangan sektor konstruksi di masa depan yang dipastikan akan semakin berat. Demikian pesan Ketua Tim Pembina Jasa Konstruksi Daerah Istimewa Yogyakarta dalam keynote speech pembuka Rapat Koordinasi Tim Pembina Jasa Konstruksi, 19 Maret 2018.

 

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda DIY, Drs. Tri Mulyono, MM,  beliau mengingatkan bahwa fenomena booming infrastruktur yang dialami Daerah Istimewa Yogyakarta hendaknya perlu disikapi dengan bijaksana. Di satu sisi dapat dipastikan bahwa pasar konstruksi akan semakin ramai, sehingga pertumbuhan ekonomi daerah dapat terakselerasi. Namun, di sisi lain tantangan persaingan bagi para pelaku usaha dan tenaga kerja lokal akan semakin berat. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan para pelaku sektor konstruksi, termasuk kompetensi tenaga kerja konstruksi perlu terus ditingkatkan. Lebih dari itu, etika dan budaya kerja dari setiap unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan jasa konstruksi perlu untuk terus dijaga dan disempurnakan. Hal ini yang kiranya dapat menjadi nilai tambah (added value) sekaligus branding tenaga kerja DIY untuk mengangkat daya saing baik di dalam maupun luar daerah.

 

Dalam pertemuan yang turut dihadiri perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Agus Muryanto, Dipl. Atp., dari Direktorat Kerjasama dan Pemberdayaan, mengemuka pula beberapa isu strategis yang perlu ditindaklanjuti oleh pembina jasa konstruksi di Daerah. Salah satunya adalah tentang kelembagaan organisasi perangkat daerah yang membidangi sektor jasa konstruksi. Tidak dapat dipungkiri bahwa kebijakan tiap-tiap daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota untuk merespon kebutuhan pembinaan jasa konstruksi sangat bervariasi. Urusan pembinaan jasa konstruksi pada pemerintah kabupaten/kota di DIY umumnya diampu oleh unit eselon IV (setingkat seksi/subbidang) di Dinas yang membidangi urusan pekerjaan umum. Dengan adanya unit khusus ini diharapkan peran pembina jasa konstruksi dapat lebih dioptimalkan.

 

Kabupaten Sleman sebagai contoh, telah membentuk unit seksi bina konstruksi sejak 2016. Dalam dua tahun terakhir berbagai kegiatan pembinaan konstruksi khususnya terkait pemberdayaan, pelatihan, dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi dapat terselenggara dengan baik. Hal ini tidak terlepas dari antusiasme masyarakat yang cukup tinggi, khususnya dari perguruan tinggi dan desa-desa kantong tenaga kerja. Kepala Bidang Pendataan, Pembinaan dan Pengawasan Bangunan Pemda Sleman, Drs. R. Amperawan Kusjadmikahadi, S.T., M.T. turut menambahkan bahwa ketugasan sekreatariat pembina konstruksinya turut mengawal dana pembangunan desa, pelayanan perizinan IUJK, dan pengelolaan aplikasi SIPJAKI.  

 

Perkembangan sektor konstruksi beberapa tahun terakhir telah menjadi sorotan khusus Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK). Ir. Bambang Widhyo Sadmo, M.T., Wakil Ketua LPJK DIY (Bidang Sertifikasi) menyampaikan bahwa permintaan layanan sertifikasi dalam 3 tahun terakhir cukup tinggi. Namun demikian, struktur usaha justru kurang seimbang karena badan usaha di Daerah sebagian besar masih berklasifikasi kecil. Jumlah tenaga kerja konstruksi bersertifikat masih di bawah 4000 orang, cukup disayangkan mengingat ketersediaan angkatan kerja sektor konstruksi di DIY sekitar 140.000 orang. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa proporsi tenaga kerja lokal yang terlibat proyek di DIY relatif kecil. Para pelaku usaha (pemborong/kontraktor) lebih tertarik merekrut tenaga kerja dari wilayah Jawa Tengah/Jawa Timur karena alasan bisnis, yaitu upah yang rendah, waktu kerja lebih panjang, dan relatif tidak terganggu masalah sosial-kemasyakaratan. Lebih jauh beliau menharapkan berbagai fasilitasi pemda dalam rangka percepatan tertib sertifikasi perlu memperkuat proses rekrutmen, sehingga target sertifikasi tidak hanya fokus ke jumlah tapi juga  tepat sasaran.

 

Produk unggulan dan tawaran kerjasama pembinaan konstruksi yang telah disampaikan hendaknya dapat direspon oleh Pemda Kab/Kota bersama masyarakat jasa konstruksi daerah. Demikian disampaikan oleh Rosdiana, S.T., M.Eng., selaku ketua Sekretatiat TPJK DIY untuk menutup diskusi siang itu. Berbagai permasalahan terkait rencana program pembinaan dan prediksi perkembangan sektor konstruksi daerah juga turut didiskusikan, khususnya tentang pemberlakuan regulasi pengadaan barang/jasa terbaru yang akan segera diundangkan. Hadirnya unsur pembina jasa konstruksi kabupaten/kota untuk berbagi pemikiran dan pengalaman di masing –masing daerah turut diapresiasi sebagai wujud komitmen sinergitas dalam pembinaan sektor konstruksi.   

BERITA LAIN DALAM KATEGORI DI JOGJAKARTA

08 Mei

Simplifikasi Pengaturan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Selengkapnya
25 Apr

Efisiensi Pengadaan melalui Strategi Konsolidasi

Selengkapnya
13 Apr

Pembangunan Infrastruktur Perlu Dukungan Masyarakat

Selengkapnya
30 Apr

Terkelolanya Sistem Informasi adalah Wujud Komitmen Pembina Konstruksi

Selengkapnya
05 Apr

Pengetahuan Teknis Dan Keahlian para Insinyur dalam Melaksanakan Perkerjaan Lapangan Harus Terus Di-upgrade

Selengkapnya
20 Mar

Rapat Koordinasi Tim Pembina Jasa Konstruksi

Selengkapnya
13 Mar

Konstruksi New Yogyakarta International Airport Segera Dimulai

Selengkapnya
13 Mar

Melalui Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kita Bentuk Bangsa yang Berkarakter

Selengkapnya
29 Mei

Workshop Pembangunan Infrastruktur Berbasis Masyarakat

Selengkapnya
29 Mei

Bimbingan Teknis SIPJAKI

Selengkapnya
16 Mei

Sosialisasi UU NO 2 Tahun 2017 tentang Jasa KOnstruksi

Selengkapnya
16 Mei

Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

Selengkapnya
23 Peb

BINTEK SIPJAKI

Selengkapnya
12 Des

Rapat Koordinasi Tim Pembina Jasa Konstruksi DIY

Selengkapnya
28 Jul

DISEMINASI PEMBINAAN JASA KONSTRUKSI KABUPATEN KULON PROGO TAHUN ANGGARAN 2014

Selengkapnya
17 Okt

Bimbingan Teknis Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi

Selengkapnya
19 Jan

TPJK Kabupaten Bantul Mengikuti Bintek Pembinaan Konstruksi

Selengkapnya
21 Jul

Diskusi Akuntabilitas Penyelenggaraan Konstruksi

Selengkapnya
21 Jul

Workshop Pengawasan Perizinan Jasa Konstruksi di Wonosari, Kab. Gunungkidul

Selengkapnya
03 Jul

Focus Group Discussion dalam rangka Pemanfaatan Jasa Konstruksi

Selengkapnya